Jumat, 13 Februari 2015

Bukan Sekedar Traveller


Bismillahirrahmaanirraahiim.

Ketemu lagi deh, hhe. Mudah2an ga bosen ya dengan postingan geje ane, wkwkwk. Mumpung di kantor lagi ga da kerjaan (alias nganggur hhe), yuk ikutin penjelasan filosofis dari nama blog ane (bahasanya intelek dikit lah, hhe). So pantengin terus blog ini guys, wkwkwk.


Mungkin banyak yang nyangka kalo nama blog ini diambil dari hobi si empunya blog, yaitu traveling alias jalan-jalan. Hhe, ada benernya juga sih. tapi ga bener-bener amat lhe. Sebenarnya alasan ane pake nama world traveler ini, selain karena hobi, juga sebagai pengingat. lho, makin bingung ya? Sama dong, wkwk.

Kalo dilihat dari bahasanya, world traveler itu artinya penjelajah dunia (hasil transletannya mbah google, hhe). Wuihh keren juga ya artinya. Namun, beda lagi kalau menurut transletan ane guys, hhe entar dijelasin deh, Namun sebelumnya, ane kasih clue nya. Coba bace deh deskripsi yang ane bikin di bawah nama blog nya, yups, “setiap langkah adalah catatan”. Nah, udah ada sedikit gambaran kan arti di balik nama blog ini? Kalo belum ane jabarin deh lebih jelasnya.

World traveler disini ane artikan lebih spesifik sob, yaitu musafir dunia. Kenapa harus musafir? Karena sejatinya, kita semua adalah musafir yang sedang meniti perjalanan menuju kampung halaman (alias akhirat). And, setiap langkah yang kita ukir di dunia ini akan menjadi catatan-catatan (amal) yang akan kita bawa sampai di akhir perjalanan nanti. Jadi, jelaslah bahwa blog ini adalah sebagai pengingat, khususnya bagi si empunya blog, bahwa kita semua adalah musafir yang hanya singgah 'sebentar' di dunia ini.

Jadi, mari berikan langkah terbaik kita sepanjang perjalanan ini, agar menghasilkan catatan-catatan bertinta emas, yang akan membawa kita menuju kebahagiaan abadi di kampong halaman. Mari berkarya!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar